Iklan

Kegiatan Manasik Haji yang Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kota Cilegon Berlangsung Meriah dan Lancar

Rabu, 19 November 2025, 23:44 WIB Last Updated 2025-11-20T07:44:39Z
masukkan script iklan disini

Cilegon – Kegiatan Manasik Haji yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kota Cilegon berlangsung meriah dan lancar di Alun-alun Kota Cilegon pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia, Yuyu Yulyati, dan diikuti oleh 3.827 murid dari 118 sekolah TK se-Kota Cilegon.

Menurut Yuyu Yulyati, persiapan kegiatan ini dilakukan kurang lebih selama tiga minggu oleh pengurus IGTKI bersama para ketua IGTKI di tingkat kecamatan. “Alhamdulillah hari ini acara berjalan lancar. Meski sempat ada kendala, terutama banyaknya peserta yang menyusul mendaftar, panitia tetap berusaha maksimal mengatur dan mengoordinasikan kegiatan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kendala cuaca menjadi perhatian utama. Namun, berkat kerja sama orang tua dan guru, kegiatan tetap berlangsung tertib. “Cuaca memang sempat dikhawatirkan, tetapi alhamdulillah bisa berjalan normal. Orang tua yang hadir juga bisa diajak kerja sama untuk tetap berada di luar area agar tidak mengganggu rangkaian manasik anak-anak,” jelasnya.

Yuyu menjelaskan bahwa Alun-alun Kota Cilegon dipilih sebagai lokasi karena dianggap strategis dan aman bagi anak-anak. “Lantainya menggunakan konblok, sehingga kalau hujan anak-anak tidak akan kotor. Tempatnya juga luas dan sangat mendukung untuk kegiatan berskala besar,” tambahnya.

Manasik Haji ini dilaksanakan secara mandiri oleh IGTKI PGRI Kota Cilegon melalui swadaya berupa iuran dari peserta murid . 

“Ini adalah bentuk ikhtiar dan pendidikan karakter. Anak-anak belajar sabar, taat, mandiri tanpa orang tua, serta kebersamaan dengan teman-temannya,” jelas Yuyu.

Dalam kegiatan manasik ini, anak-anak mempraktikkan miniatur perjalanan haji seperti tawaf, sai, wukuf, melontar jumrah, dan ritual lainnya yang termasuk dalam rukun haji. Yuyu menilai kegiatan ini menjadi pengalaman nyata yang berkesan bagi anak-anak.

“Tidak hanya sekadar mendengar cerita, mereka mengalami langsung proses manasik dalam bentuk mini. Ini menjadi pondasi penting untuk penanaman akhlakul karimah sejak dini,” ujarnya.


Kegiatan Manasik Haji tingkat kota ini menjadi agenda dua tahunan IGTKI Kota Cilegon. Sementara itu, kegiatan serupa di tingkat kecamatan dilaksanakan setiap tahun oleh masing-masing kepengurusan IGTKI di delapan kecamatan Kota Cilegon.

Yuyu berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara konsisten. “Semoga ini menjadi pengalaman yang berharga bagi anak-anak, membentuk karakter, dan memupuk nilai-nilai kebaikan dalam diri mereka,” tutupnya.


Komentar

Tampilkan

Terkini