Iklan

STIT Al-Khairiyah Resmi Bentuk UKM Bandrong, Lestarikan Budaya Khas Banten

Jumat, 23 Januari 2026, 00:15 WIB Last Updated 2026-01-23T08:15:37Z
masukkan script iklan disini
CILEGON — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah resmi membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru, yakni UKM Pencak Silat Bandrong, sebagai upaya pelestarian budaya khas Banten. Hal tersebut disampaikan oleh Ahman Munji saat ditemui usai kegiatan kampus.

Ahmad Munji menjelaskan, Bandrong merupakan pencak silat khas Banten yang tidak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga telah dikenal secara nasional. Oleh karena itu, kehadiran UKM Bandrong di lingkungan kampus STIT Al-Khairiyah dinilai sangat penting.

“Alhamdulillah, hari ini STIT Al-Khairiyah sudah memiliki UKM baru, yaitu UKM Bandrong. Kita tahu Bandrong ini merupakan khas Banten dan menjadi ikon warga Banten bahkan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan UKM Bandrong telah melalui izin dan koordinasi dengan Ketua DPP Bandrong, H. Asep, bahkan jauh sebelum pelantikan kepengurusan DPP Bandrong. Pelantikan UKM Bandrong STIT Al-Khairiyah sendiri juga dilakukan langsung oleh H. Asep di Gedung Serbaguna kampus.

Menurut Munji, tujuan utama UKM Bandrong adalah melestarikan budaya pencak silat Bandrong melalui jalur pendidikan tinggi, khususnya karena STIT Al-Khairiyah merupakan perguruan tinggi keguruan yang memiliki banyak kerja sama dengan sekolah dan madrasah.

“Ke depan, mahasiswa yang direkrut menjadi anggota UKM Bandrong ini tidak hanya berlatih, tapi juga bisa turun ke sekolah-sekolah menjadi pembina Bandrong. Hampir di setiap wilayah Kota Cilegon itu ada peguron-peguron, dan ini bisa menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa kita,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa STIT Al-Khairiyah memiliki kedekatan historis dan emosional dengan Bandrong, mengingat pencak silat Bandrong merupakan bagian dari tradisi Al-Khairiyah yang diinisiasi oleh Ketua Majelis Syuro PB Al-Khairiyah, Abah Mansur.

“Ini bukan sekadar UKM, tapi bagian dari pembentukan karakter dan identitas budaya kampus Al-Khairiyah,” tambahnya.

Saat ini, UKM Bandrong STIT Al-Khairiyah dipimpin oleh Raka Rosid, yang dinilai kompeten dan aktif dalam berbagai kegiatan seni Bandrong. Ahman berharap, kepengurusan baru dan rekrutmen anggota baru dapat memperkuat eksistensi UKM ini secara kelembagaan.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa STIT Al-Khairiyah dan mahasiswa di lingkungan kampus Al-Khairiyah untuk bersama-sama mendukung dan membesarkan UKM Bandrong.

“UKM ini sangat positif. Selain melatih bela diri dan kesehatan, juga menjadi bekal menjaga diri serta melatih mahasiswa berorganisasi agar tidak hanya kuliah, tapi juga memiliki konsep diri yang komprehensif,” katanya.

Terakhir, Ahman berharap UKM Bandrong STIT Al-Khairiyah dapat menjadi ikon kampus, membawa nama baik lembaga, serta memberikan dampak nyata hingga ke luar kampus, khususnya ke sekolah-sekolah yang bekerja sama dengan STIT Al-Khairiyah.

“Harapannya UKM ini bisa berkembang lebih luas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini