CILEGON – Anggota DPR RI, Jazuli Juwaini, menggelar kegiatan reses di PT Inayah Haromain (Inayah Group) yang berlokasi di Link. Jerang Ilir, RT.03/RW.03, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu (28/02/2016).
Dalam kegiatan tersebut, Dr. H. Jazuli Juwaini, MA menegaskan pentingnya kedekatan antara pejabat publik, tokoh masyarakat, dan warga. Menurutnya, tokoh masyarakat harus selalu hadir dan mendengar langsung berbagai keluhan serta aspirasi masyarakat.
“Pertama, kita harus dekat dengan tokoh dan masyarakat. Tokoh juga harus selalu mendengar keluhan-keluhan masyarakat,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses juga diisi dengan buka puasa bersama serta pembagian sembako kepada masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membangun kesadaran bersama agar saling membantu tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
“Kita membantu sesama bukan hanya di Cilegon, tetapi di seluruh Indonesia. Kalau ada yang kena musibah, kita bantu tanpa bertanya sukunya apa, agamanya apa,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa telah dilakukan pengumpulan zakat dan infak untuk membantu saudara-saudara yang terdampak musibah di Aceh dan Sumatera. Bahkan, anggota DPR dan DPRD dari PKS disebut telah menyisihkan sebagian gajinya selama beberapa bulan untuk membantu korban bencana.
Dalam kesempatan itu, Jazuli turut menyinggung target politik ke depan. Ia mendorong agar kader dan struktur PKS, baik di tingkat pusat maupun daerah, terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penambahan kursi legislatif, menurutnya, bukan semata-mata ambisi politik, melainkan untuk memperluas pelayanan dan advokasi kepada rakyat.
“Tambah kursi itu bukan pragmatis, tapi untuk meningkatkan pelayanan, membantu dan mengadvokasi masyarakat. Pejabat publik harus turun ke bawah, membela dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia menargetkan pada Pemilu 2029 mendatang adanya peningkatan perolehan kursi legislatif, termasuk potensi penambahan daerah pemilihan (dapil). Meski dinilai cukup ekspansif, ia optimistis target tersebut realistis jika seluruh kader benar-benar hadir dan mengabdi untuk kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, Jazuli menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus menunggu momentum tertentu. Sinergi antara anggota legislatif tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota terus dilakukan, termasuk dalam memperjuangkan program-program pemerintah pusat agar dapat dirasakan masyarakat Cilegon.
Beberapa program yang telah didorong antara lain penambahan beasiswa, bantuan modal usaha seperti ternak kambing, hingga bantuan alat pertanian seperti traktor dan mesin air bagi petani.
“Antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota kita saling tolong-menolong. Apa yang bisa kita advokasi di pusat, kita turunkan ke daerah untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.