Cilegon, — Bentuk kepedulian kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon. H. Bambang Widiyatmoko, SKM., MBA., ME, selaku Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, melakukan kunjungan langsung ke kediaman Supriyadi, salah satu awak media yang telah sakit dan tidak dapat berjalan selama tujuh bulan terakhir. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS menyerahkan kursi roda serta bantuan lain untuk meringankan kondisi yang bersangkutan. Kamis 20 November 2025.
Kunjungan ini berawal dari informasi yang disampaikan oleh awak media, yaitu Mbak Umi dari media post banten, terkait kondisi Supriyadi yang membutuhkan perhatian. Menanggapi hal tersebut, Bambang Widiyatmoko mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus keprihatinan yang mendalam.
“Terima kasih kepada awak media yang sudah memberikan informasi. Ternyata saudara kita sendiri sedang menderita sakit selama tujuh bulan dan tidak bisa berjalan. Ini sangat menyentuh hati kami,” ujarnya.
Menurut Bambang, Supriyadi adalah sosok media yang selama ini banyak membantu BAZNAS dalam mempublikasikan berbagai kegiatan, sehingga ketika dirinya mengalami musibah, perhatian dari BAZNAS menjadi sesuatu yang layak diberikan. Kursi roda dipilih sebagai bantuan utama untuk mempermudah mobilisasi dan aktivitas harian yang selama ini sulit dilakukan.
“Agar beliau bisa keluar rumah untuk berjemur dan memenuhi kebutuhan pribadi, kursi roda adalah bantuan yang paling tepat. Ini penting untuk meningkatkan mobilisasi serta kemandirian beliau,” tambahnya.
Selain memberikan bantuan alat, BAZNAS Kota Cilegon juga akan melakukan pengecekan mendalam mengenai status sosial dan ekonomi Supriyadi. Bambang menyampaikan bahwa apabila kondisi Supriyadi masuk kategori dhuafa akibat tidak bisa bekerja, maka BAZNAS siap memberikan bantuan biaya hidup bulanan.
“Kalau beliau jatuh menjadi dhuafa karena tidak bisa bekerja, itu harus kita bantu. Mekanismenya melalui pengajuan dari RT/RW atau pribadi, diketahui lurah, dan dilengkapi SKTM. Setelah itu BAZNAS akan melakukan pengecekan. Jika memenuhi syarat, akan kita berikan bantuan hidup bulanan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian dari pihak kelurahan terhadap warga yang mengalami sakit berkepanjangan. Menurutnya, kondisi kesehatan yang berlangsung lama membutuhkan perhatian khusus karena proses pemulihannya tidak instan.
Di akhir kunjungannya, Bambang Widiyatmoko memberikan pesan penguat untuk Supriyadi.
“Kami merasa prihatin dan berharap Mas Supriyadi tetap sabar dan jangan putus asa. Semua kejadian pasti ada solusinya. Tetap semangat, tetap optimis, dan jaga tali persaudaraan agar tetap hidup,” tutupnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal dari dukungan berkelanjutan bagi Supriyadi, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial terhadap sesama, terutama bagi mereka yang telah banyak berkontribusi dalam pelayanan informasi kepada masyarakat